Satpam Virtual

Satpam Virtual

Seorang satpam virtual yang diproyeksikan di cermin diprediksi akan menjadi teknologi yang populer di masa depan. Teknologi tersebut berhasil diwujudkan berkat kerja sama empat perusahaan yaitu SECOM, AGC, DeNA dan NTT DOCOMO.

Satpam Virtual

SECOM merupakan perusahaan yang menginisiasi satpam virtual dan dikenal sebagai perusahaan penyedia jasa keamanan di Jepang. Sementara AGC berkontribusi mengembangkan teknologi desain optik sehingga membuat satpam virtual bisa terintegrasi dengan layar cermin.

DeNA menyediakan teknologi sintesis ucapan yang terdengar alami sehingga pengunjung akan mengira bahwa satpam virtual adalah manusia. NTT DOCOMO akan menyediakan konektivitas 5G sehingga nantinya satpam virtual bisa dikendalikan dari jarak jauh dan mampu merekam data yang ada.

Dalam press release, SECOM menjelaskan bahwa satpam virtual akan dilengkapi dengan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.

Mereka akan datang dalam bentuk laki-laki dan perempuan dengan nama masing-masing yaitu "Mamoru" dan "Ai". Dikutip dari Futurism, dengan teknologi sensor pengindera gerak (motion sensing technologies), satpam virtual dapat memindai pengunjung.

Mereka dapat mencari barang mencurigakan atau mendeteksi tanda-tanda bahwa orang itu menyembunyikan sesuatu. Apa pun yang dilihat oleh satpam virtual dapat dimasukkan secara real-time ke layar yang dipantau oleh penjaga manusia.

Hal yang menarik adalah wajah dan tubuh mereka mirip sekali dengan karakter Anime yang sering kita tonton.

Satpam virtual juga dapat berfungsi sebagai resepsionis, menjawab pertanyaan pengunjung dan mengarahkan mereka sesuai kebutuhan.
What's Wrong with Drone?

What's Wrong with Drone?

Drone and Plane

Penerbangan Natal di Bandara Internasional Gatwick, London, pada 2018 terganggu selama 36 jam. Sebanyak 140 ribu penumpang dari 1.000 penerbangan harus gagal mendarat dan terbang karena petugas keamanan menemukan pesawat tanpa awak (drone) yang tengah melintas di area penerbangan.

Walau ukurannya lebih kecil dibandingkan pesawat terbang, namun keberadaan drone di area bandara sangatlah terlarang. Pengintaian untuk aksi terorisme sampai kecelakaan pesawat bisa menjadi akibat yang paling fatal.
Selain menerbangkan drone di area bandara, pelaku yang ditangkap juga karena tak mengantungi izin menerbangkan drone. Ya, beberapa negara memang mulai menetapkan aturan tersebut.

Bagi yang sudah mengantongi izin menerbangkan drone biasanya tahu bahwa ada area yang tak boleh diterbangi, seperti bandara, bangunan tertutup, sampai keramaian publik.

Gatwick dan Heathrow dilaporkan membeli sistem pencegahan drone tak berizin seharga US$6 juta.

Sistem mahal tersebut setingkat militer, karena tidak hanya untuk mengusir drone biasa namun juga drone yang kemungkinan bersenjata.

Drone and Plane

Penyelidikan terhadap insiden Gatwick sedang berlangsung dan bulan lalu dilaporkan oleh Kepolisian Sussex Inggris bahwa itu mungkin merupakan pekerjaan orang dalam.

Dalam sebuah pernyataan disebutkan bahwa berdasarkan perilaku drone, mungkin pilot memiliki pengetahuan langsung tentang "lingkungan operasi bandara," atau akses ke informasi itu.

McQuillan memperingatkan bahwa kemungkinan ada kelompok lain yang mulai menggunakan drone untuk memperlancar kegiatannya.

Inggris telah memperkenalkan undang-undang baru pada bulan Maret, yakni memperpanjang larangan penggunaan drone di sekitar bandara dari jarak satu kilometer menjadi lima kilometer.
Puisi yang Dibikin oleh AI?

Puisi yang Dibikin oleh AI?

Seni dan budaya merupakan bagian penting dari sebuah perkembangan masyarakat di negara manapun. Bidang tersebut saat ini sedang dirambah oleh Google dalam peningkatan teknologinya.

Poemportraits

Dilansir dari laman Android Pit, Sabtu (4/5/2019) bahkan raksasa teknologi asal Amerika tersebut telah meluncurkan aplikasi untuk menyusun puisi menggunakan kecerdasan buatan yang dinamai Poemportraits.

Aplikasi ini dikembangkan oleh penulis kode Ross Goodwin dan artis Es Devlin. Ide itu terwujud tahun lalu, awalnya sebagai karya seni interaktif yang dipamerkan di London. Pada dasarnya, aplikasi ini menggabungkan kecerdasan buatan dengan puisi untuk memproyeksikan puisi yang ditulis di wajah pengguna.

Untuk menghasilkan puisi, aplikasi meminta pengguna untuk memasukkan kata, yang pada gilirannya akan menjadi inspirasi untuk teks yang ditulis oleh AI. Semua puisi yang ditulis akan menjadi bagian dari puisi kolektif. Untuk melakukan ini, AI belajar dengan menggunakan lebih dari 20 juta contoh dari puisi abad ke-19. Dalam praktiknya, kombinasi teks dan gambar menyerupai filter Instagram.
Kenalan sama Arduino Terkecil di Dunia : Lebih Kecil daripada MicroSD

Kenalan sama Arduino Terkecil di Dunia : Lebih Kecil daripada MicroSD

Well, kalo ngomongin mikrokontroller mungkin bagi anak IT yang hobinya bikin robot, udah gak aneh lagi kali ya, sama yang namanya Arduino. Yap, kalo dipikir-pikir, semakin kesini, perkembangan papan mikrokontroller di dunia robotik semakin pesat, terlebih ukurannya juga semakin mengecil.


Arduino merupakan sebuah papan mikrokontroller yang bisa dibilang, adalah yang paling populer. Arduino memiliki serangkaian spesifikasi yang menarik dan juga menggunakan platform pemrograman yang sederhana dan keren, yaitu C++.

Baca Juga : Inilah Mengapa, Penyimpanan Windows Dimulai dari 'C'

Tentu tak aneh kali ya, kalo papan mikrokontroller ini semakin berkembang. Kita kenalkan μduino, Arduino terkecil didunia.

Bayi Mungil Arduino : μduino

μduino ini adalah papan yang kompatibel dan berbasis Arduino juga, namun dengan ukurang yang, hmmm . . sangatlah mini sob. Berikut adalah spesifikasi dari μduino :
  • Microcontroller ATMEGA32U4
  • 6x Analog I/O Ports
  • 14x Digital I/O Ports (Termasuk Rx/Tx)
  • LED Status
  • 2x 5v Ports
  • Tombol Reset
  • MicroUSB Port
  • 6-pin ICSP Programming Ports
  • 1 Crystal Oscillator
  • Dapat ditenagai dengan baterai atau via MicroUSB

Untuk perbedaannya dengan Arduino versi sebelumnya, kita bisa lihat tabel berikut. Tabel ini berisikan perbandingan antara μduino dengan Uno, Micro, Digispark sama Flora.

Perbandingan Arduino

Proyek ini masihlah membutuhkan data dan menyisakan beberapa hari saja untuk penyelesaiannya. Kalo sobat mungkin tertarik dengan proyek ini, sobat bisa memberikan bantuan dengan mengirim $ 18. Sobat cukup klik disini untuk mempelajari proyek ini lebih lanjut.

So, gimana pendapatmu sob? Tulis di kolom komentar ya!